Connect with us

News

Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan CusCara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retentiontomer Retention

Published

on

Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan CusCara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retentiontomer Retention

data

NewsMixed.net Pelanggan adalah bagian penting dari bisnis. Tanpa pelanggan, sebuah bisnis tidak akan dapat meningkatkan penjualan dan menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu, setiap pemilik bisnis harus berusaha untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menjangkau pelanggan potensial. Salah satu caranya adalah dengan mengelola data pelanggan.

Pengertian Data Pelanggan

Tentunya untuk bisa mengelola data dengan benar, Anda harus memahami dulu apa yang dimaksud dengan data pelanggan. Pengertian dari data pelanggan adalah informasi penting yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang membeli dan memakai produk dari suatu perusahaan. Data tersebut terdiri dari nama, jenis kelamin,  usia, riwayat pembelian, riwayat pencarian produk, dan lainnya.

Data ini dapat bermanfaat untuk menentukan strategi pemasaran agar bisa menawarkan produk dengan tepat hingga berujung pada peningkatan penjualan. Di samping itu, informasi milik pelanggan juga berkaitan erat dengan customer retention. Apa itu?

Customer retention adalah sebuah proses melibatkan pelanggan lama agar mau terus membeli produk dari bisnis Anda. Dengan memiliki customer retention baik, Anda akan bisa membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang telah Anda miliki sehingga mereka menjadi pelanggan setia. Tidak sekedar melakukan repeat order, sangat mungkin pelanggan setia juga akan membagikan review positif tentang bisnis Anda pada orang lain untuk mempengaruhi mereka.

Cara Memperolehnya

Untuk memperoleh data pelanggan, Anda harus melakukannya dengan benar. Hindari mendapatkan data dengan cara membeli, karena belum tentu informasinya valid dan sama saja Anda meminta data seseorang dari pihak ketiga tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Salah satu metode untuk mendapatkannya adalah dengan melakukan lead generation, yaitu sebuah strategi pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan keingintahuan terhadap produk yang ditawarkan agar memperoleh lebih banyak konsumen. Lead generation sendiri dapat diperoleh dengan cara:

  • Membagikan kupon diskon.
  • Mengadakan demo produk.
  • Mengadakan giveaway.
  • Mengikuti event atau pameran.
  • Mengoptimalkan media sosial.

Mengolah Data Pelanggan

Freepik

Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari pelanggan melalui lead generation, kini Anda bisa memulai pengolahannya. Agar memberikan hasil efektif dan meningkatkan customer retention, ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

1. Menentukan Tujuan

Sebagai langkah pertama, Anda harus terlebih dulu menentukan apa tujuan Anda mengelola data pelanggan. Biasanya, langkah ini dilakukan untuk mempertahankan pelanggan lama yang sudah pernah berkomunikasi dan membangun hubungan dengan bisnis Anda agar tetap setia pada perusahaan Anda. Dibandingkan dengan mendapatkan pelanggan baru, customer retention memang cenderung lebih ekonomis dan efektif meningkatkan penjualan.

2. Mengelompokkan Data

Langkah selanjutnya adalah merapikan data tersebut dengan cara segmentasi data pelanggan, yaitu mengelompokkan data menjadi beberapa bagian. Segmentasi akan membantu Anda dalam mengirimkan kampanye yang relevan dengan minat pemilik data tersebut, sehingga kampanye tersebut dapat membuahkan hasil yang lebih optimal.

Pengelompokan dapat dibuat berdasarkan geografi, demografi (usia, pekerjaan, jenis kelamin), riwayat pembelian, kegiatan pelanggan terhadap kampanye yang Anda buat, dan lainnya.

3. Melakukan Labeling

Ini adalah tahap menandai data pelanggan satu dengan lainnya sesuai kategori yang sudah Anda tetapkan di tahap sebelumnya supaya terhindar dari kesalahan. Labeling juga bermanfaat untuk menciptakan komunikasi baik dengan pelanggan. Dengan adanya labeling, Anda dapat menghubungi pelanggan secara personal untuk mengirimkan informasi tentang produk baru atau adanya promo. Dengan begitu, hubungan Anda dan pelanggan akan lebih akrab dan personal, sehingga kegiatan kampanye jadi lebih mudah dan tepat sasaran.

4. Menggunakan Marketing Automation Software

Pada tahap ini, Anda harus memindahkan data yang telah disegmentasi ke marketing automation software untuk membantu Anda mengelola data dengan lebih mudah. Ada beberapa software yang direkomendasikan untuk Anda gunakan, diantaranya adalah Marketo, HubSpot, Infusionsoft, AdRoll, dan Ontraport.

5. Melakukan Nurturing

Nurturing merupakan tahap membina hubungan dengan pelanggan menggunakan berbagai pendekatan. Misalnya saja dengan memberikan promo berupa potongan harga bagi pelanggan baru yang mendaftar sebagai member bisnis Anda. Informasi potongan harga bisa Anda tampilkan ketika mereka baru membuka website Anda, sehingga mereka akan langsung melihatnya. Adanya promo ini tentu dapat membuat mereka tertarik untuk mendaftar menjadi member.

6. Memantau Data

Anda harus selalu memantau pergerakan data yang sudah Anda kumpulkan, segmentasikan, dan labeling sebelumnya. Dengan cara ini, Anda dapat melihat respon pelanggan terhadap pendekatan yang Anda gunakan. Jika kesulitan memantau semua data yang ada, Anda juga bisa menggunakan tools otomatis untuk membantu Anda.

Manfaat Data Pelanggan

Dengan mengumpulkan data-data penting dari pelanggan, Anda akan mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:

  • Membuat laporan penjualan dengan akurat.
  • Memberikan kepercayaan pada pelanggan.
  • Menghindari pelanggan yang merugikan.
  • Penjualan jadi lebih efektif.
  • Dapat membuat target pasar yang sesuai.

Mengolah data pelanggan dapat menjadi strategi efektif jika Anda menginginkan tingkat penjualan tinggi dan keuntungan besar. Setelah mengetahui informasinya, Anda pun bisa mencobanya sendiri untuk bisnis Anda dan mendapatkan sendiri manfaatnya. Semoga informasi di atas bermanfaat.


Post Views:
1

Click to comment

Leave a Reply

News

7 Tips Menjalankan Bisnis Online Agar Tetap Bertahan saat Krisis

Published

on

7 Tips Menjalankan Bisnis Online Agar Tetap Bertahan saat Krisis

Contoh Rencana Bisnis Pakaian: Isi dan Cara Membuat - Qoala Indonesia

NewsMixed.net Bisnis online sedang booming. Kemudahan pembelian produk, fleksibilitas dan biaya tenaga kerja yang rendah menarik banyak orang ke sektor ini. Namun, adanya wabah yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun memberikan dampak yang cukup signifikan bagi bisnis online.

Banyaknya tenaga kerja yang terkena PHK juga menurunkan daya beli. Jika Anda tidak melakukan perubahan, bisnis Anda bisa mati. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, Anda perlu menerapkan beberapa tips berbisnis agar bisa bertahan di tengah krisis. Berikut adalah tujuh tips untuk diikuti:

1. Lebih Berhemat

Di tengah kondisi krisis, Anda tentunya harus lebih berhemat terhadap pengeluaran agar likuiditas tidak terus anjlok. Contohnya saja dengan menekan tagihan listrik dan internet. Hindari untuk berbelanja stok produk toko yang bisa menguras dana dalam jumlah lebih besar. Lebih baik habiskan dulu persediaan barang yang sudah ada, baru berbelanja lagi dalam jumlah kecil.

Untuk pengiriman barang, carilah ekspedisi yang mematok harga lebih murah. Kalau masih terjangkau, tak ada salahnya untuk diambil sendiri supaya tidak memerlukan biaya tambahan kurir.

2. Mengecek Kondisi Keuangan

Ketika krisis melanda, penting untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi keuangan (likuiditas) pada bisnis yang Anda jalankan. Likuiditas ibarat dana darurat dalam keuangan rumah tangga. Jika kondisinya tidak aman, maka nasib bisnis Anda dapat terancam.

Lakukan pengecekan dengan menghitung tingkat likuiditas yang Anda miliki saat ini. Likuiditas yang ideal adalah yang masih bisa menutupi operasional selama 12 bulan ke depan. Jika kurang dari waktu tersebut, Anda perlu mencari jalan keluar untuk mengamankannya agar bisnis Anda tidak mengalami kerugian atau yang terburuk adalah bangkrut.

3. Berikan Pengertian pada Pegawai

Tak ada yang tahu kapan krisis akan berakhir, sehingga semua orang perlu merasa prihatin. Termasuk pegawai yang bekerja dengan Anda. Sebagai pemilik bisnis, Anda perlu mengajak pegawai Anda untuk berdiskusi terkait kondisi saat ini. Ajak mereka untuk saling membantu dan memperkuat diri agar bisa terus mempertahankan bisnis bersama-sama.

Berikan mereka pengertian bahwa saat ini yang terpenting adalah mempertahankan keberlangsungan bisnis untuk menghindari bangkrut yang dapat memicu PHK. Untuk itu, pegawai Anda harus melupakan terlebih dulu tentang pemberian bonus atau kenaikan gaji hingga kondisi sudah lebih baik.

4. Mempersiapkan Diri Menghadapi Hal Terburuk

bisnis online

Di tengah krisis, sah-sah saja untuk ingin terus berpikir positif terhadap bisnis online Anda. Namun, Anda juga perlu mempersiapkan diri Anda untuk menghadapi hal terburuk yang bisa saja terjadi. Misalnya saja pasar yang tiba-tiba menurun, pembatalan permintaan, atau gangguan di supply chain.

Untuk itu, Anda sebaiknya membuat business plan atau rancangan bisnis yang memuat forecast atau proyeksi atas kelangsungan bisnis Anda setidaknya sampai setahun ke depan. Beberapa poin yang perlu Anda sertakan dalam rancangan ini seperti kelanjutan permodalan, pendapatan usaha, tingkat pengeluaran, dan sebagainya.

5. Mengoptimalkan Teknologi Pendukung

Jangan sia-siakan keberadaan teknologi yang bisa mendukung apapun bisnis online Anda. Gunakan aplikasi Zoom atau Google Meet untuk video conference call dengan klien. Anda juga bisa menggunakan aplikasi WhatsApp Business atau WhatsApp Business API untuk memudahkan Anda melayani pertanyaan atau keluhan konsumen. Ada juga aplikasi working deck, seperti Trello dan Slack, untuk memantau kerja tim. Dengan memanfaatkan teknologi yang tepat, kinerja bisnis Anda akan lebih efisien dan tentunya mampu meningkatkan produktivitas bisnis Anda.

6. Tingkatkan Penjualan dengan Cara Termurah

Jangan patah semangat dulu. Anda harus tetap meningkatkan penjualan sesuai target, tapi dengan biaya yang paling murah. Caranya bisa dengan memberikan promo, voucher, atau diskon terhadap produk yang Anda jual. Tidak perlu mengambil keuntungan yang besar, tapi yang terpenting sekarang Anda bisa memperoleh pemasukan untuk tetap menghidupkan bisnis sekaligus mencukupi kebutuhan harian Anda.

Anda juga bisa melakukan pemasaran dengan lebih gencar melalui media sosial, website, atau aplikasi chat yang tidak membutuhkan biaya alias gratis. Semakin sering Anda mengiklankan produk Anda, semakin sering pula masyarakat melihatnya.

7. Mengkampanyekan Kelebihan Layanan

Dari sekian banyak toko online dengan segmen bisnis sama, pasti konsumen akan memilih toko yang memiliki kelebihan dibandingkan toko lainnya. Hal ini perlu Anda terapkan dalam bisnis online Anda.

Buatlah pelayanan yang tidak dimiliki oleh toko lainnya dan kampanyekan di toko Anda supaya para konsumen mengetahuinya. Sebagai contoh, Anda memasang fitur komunikasi digital untuk mempermudah interaksi dengan pelanggan, seperti memakai WhatsApp Business API. Melalui teknologi ini, Anda bisa mengatur fitur menjawab pesan otomatis, sehingga konsumen akan mendapatkan jawaban secara cepat meski sudah bukan jam operasional toko.


Post Views:
1

Continue Reading

News

5 Kesalahan Online Marketing yang Sering Dilakukan Pelaku Bisnis Pemula

Published

on

5 Kesalahan Online Marketing yang Sering Dilakukan Pelaku Bisnis Pemula

Bisnis Pemula

NewsMixed.net Saat ini hampir semua hal dalam bisnis dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi yang cepat dan handal. Dari riset produk hingga produksi menggunakan teknologi. Penjualan produk pun menggunakan teknologi informasi yang sering disebut dengan pemasaran online. Untuk itu, bagi yang ingin menginjakkan kaki di dunia bisnis, penting untuk menguasai penggunaan teknologi, khususnya komputer.

Berbicara tentang pemasaran digital, menjadi menguntungkan untuk berbisnis jika Anda sudah menggunakan strategi ini sejak awal. Dengan berbisnis online, Anda akan dapat menghemat waktu dan tenaga sehingga segala sesuatu yang perlu dilakukan untuk menunjang kesuksesan bisnis dapat dilakukan secara efisien dan efektif.

Namun, meski dengan semua keuntungan tersebut, pemasaran online tetap perlu dilakukan dengan rencana yang kompeten dan diperhitungkan. Jangan hanya membagikan produk Anda melalui media sosial. Karena jika Anda berjalan tanpa rencana, kesuksesan bisnis yang Anda inginkan akan ada di depan.

Dari situ, berikut adalah beberapa kesalahan internet marketing yang harus Anda hindari.

1. Tidak ada tujuan yang jelas

Dalam membangun pemasaran secara daring (online), Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Tidak hanya sekedar sembarangan membuat akun media sosial untuk mengunggah produk Anda dengan kuantitas yang banyak tapi justru tidak memperhatikan kualitasnya. Jika Anda berasumsi bahwa dengan masifnya jumlah akun yang memasarkan produk Anda maka produk tersebut akan mendapat perhatian publik dan populer, mungkin ada baiknya persepsi tersebut diluruskan.

Tujuan dari pemasaran Anda haruslah jelas dan dapat dipahami oleh pasar yang dituju, sehingga segmen yang disasar dapat berpenetrasi dengan baik. Maka dari itu penting bagi Anda untuk melakukan pengamatan atas segmen yang disasar, identifikasi permasalahan pemasaran, dan pemaparan produk yang komunikatif.

2. Strategi pemasaran yang buruk

Setiap calon pembeli dalam menentukan produk yang akan dibeli akan melewati tiga tahapan, yaitu memiliki kebutuhan akan sesuatu, kemudian mempertimbangkan solusi terbaik, dan mengambil keputusan atas kebutuhannya tersebut. Sebagai seorang pebisnis, Anda harus dapat membantu calon pembeli dalam melewati tiga tahapan tersebut.

Memberikan panduan atas apa yang calon pembeli butuhkan, kemudian memberikan pertimbangan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan tersebut, dan yang terakhir memberikan referensi dalam memutuskan pilihan calon pembeli.

3. Tidak peka terhadap isu terkini

Dewasa ini dengan adanya perkembangan teknologi informasi, segenap kabar yang ada dari seluruh penjuru dunia dapat Anda akses secara aktual saat itu juga. Dengan cepatnya setiap isu yang tersebar, Anda pun dituntut untuk selalu peka atas isu-isu tersebut guna menentukan langkah online marketing selanjutnya.

Karena apabila mengesampingkan isu yang berkaitan dengan ranah bisnis Anda, bisa jadi langkah yang diambil selanjutnya dapat menurunkan kualitas pemasaran daring dari produk Anda karena melawan arus dari isu-isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

Pemasaran produk Anda haruslah sesuai dengan suasana yang sedang terjadi, jangan sampai narasi pemasaran tersebut mengandung hal yang dianggap SARA oleh masyarakat atau komunitas tertentu meskipun beberapa waktu sebelum adanya isu-isu tertentu narasi tersebut berterima masyarakat.

4. Penawaran yang buruk

Dalam melakukan pemasaran khususnya online, penawaran yang menarik dapat meningkatkan animo dari para calon pembeli. Dengan adanya berbagai penawaran yang terbaik akan menjadi sebuah nilai lebih bagi konsumen. Seperti penawaran pembelian produk secara paket sehingga menjadi lebih hemat dari segi harga atau memberikan promo gratis produk dengan syarat dan kondisi tertentu. Hal tersebut dapat menjadi andalan Anda dalam menjalankan bisnis. Di samping itu, produk-produk yang lebih sulit untuk terjual dapat terdongkrak karena adanya penawaran-penawaran tersebut.

5. Kurang meluangkan waktu bagi konsumen

Tentu konsumen menjadi segalanya bagi Anda yang melakukan online marketing. Apa gunanya melakukan pemasaran apabila tidak berbuah pada adanya pembeli. Menyadari pentingnya pembeli, Anda haruslah meluangkan waktu untuk melakukan layanan yang prima bagi mereka. Baik pelayanan dalam hal penjualan maupun dalam narahubung.

Komunikasi antara penjual dan konsumen sangat beragam. Mulai dari menanggapi pertanyaan-pertanyaan dari konsumen mengenai produk Anda sampai memberikan saran dan masukan untuk memilih produk yang tepat bagi kebutuhan mereka. Hal ini tentu akan meningkatkan customer experience mereka dalam mengakses produk bisnis Anda.

Itu tadi adalah beberapa kesalahan online marketing yang harus Anda hindari. Pastikan Anda memiliki tim yang mampu membantu menganalisis hal-hal di atas. Langkah yang salah memang menjadikan Anda memiliki pengalaman untuk belajar yang berharga.

Namun, jika Anda mampu menghindarinya, maka Anda akan menghemat biaya belajar yang terlalu tinggi. Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Termasuk dalam menjalankan online marketing.


Post Views:
1

Continue Reading

News

7 Tips Sukses Jualan Online Menggunakan WhatsApp

Published

on

7 Tips Sukses Jualan Online Menggunakan WhatsApp

7 Cara Memulai Bisnis Online dari Nol dan 11 Rekomendasinya

NewsMixed.net Internet marketing kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin berbisnis. Selain tidak membutuhkan biaya yang besar, jualan online juga mudah dilakukan karena bisa menjangkau pembeli yang banyak. WhatsApp telah menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk bisnis online.

Namun, karena persaingan semakin ketat, Anda memerlukan taktik khusus untuk membuat bisnis Anda menonjol dari persaingan. Berikut beberapa tips jualan online melalui WhatsApp yang bisa Anda terapkan:

1. Buat Foto Produk yang Menarik

Sebuah foto dapat menggambarkan sejuta kata. Ungkapan ini sangat berlaku dalam bisnis online. Dikarenakan konsumen tidak bisa melihat langsung produk yang Anda jual dan hanya bisa melalui foto, maka Anda harus memastikan foto-foto produk yang dipajang dibuat semenarik mungkin. Perhatikan kualitas, angle, kecerahan, warna, dan komposisi fotonya.

Tidak harus menggunakan kamera DSLR atau menggunakan jasa fotografer, cukup gunakan kamera smartphone Anda untuk menghasilkan foto berkualitas. Lakukan eksperimen tentang bagaimana cara membuat hasil foto terlihat menarik. Setelah itu, tampilkan foto di profil, status, dan sebarkan di broadcast grup untuk mempromosikan produk-produk Anda.

2. Membuat Grup Bisnis

Tips jualan online selanjutnya adalah dengan membuat grup bisnis yang berisikan keluarga, saudara, teman, tetangga, kolega, ataupun calon pelanggan potensial. Di grup ini Anda bisa berpromosi secara mudah dan mengobrol dengan mereka untuk membangun kedekatan. Ketika Anda dekat dengan pelanggan, Anda akan lebih mudah mengetahui produk seperti apa yang mereka butuhkan.

Sebaiknya hindari berpromosi terlalu sering karena bisa membuat anggota grup Anda merasa tidak nyaman. Sebagai gantinya, bagikan tips-tips atau informasi yang bermanfaat sehingga grup ini tetap terlihat “hidup” tanpa mengganggu kenyamanan orang di dalamnya.

3. Membatasi Frekuensi Pengiriman Pesan Broadcast

Sama seperti berpromosi di grup, mengirimkan pesan broadcast dengan tujuan promosi pun sebaiknya tidak terlalu sering. Kirimkan broadcast pada waktu tertentu saja, misalnya ketika ada potongan harga, produk baru, promo acara spesial, dan promo penting lainnya.

4. Rutin Mengganti Status dan Foto Profil

Cara sederhana tapi efektif untuk mempromosikan dan menarik minat calon pelanggan di WhatsApp adalah dengan rutin mengganti foto profil dengan gambar produk. Dengan cara ini, Anda tidak perlu posting produk di grup atau mengirim pesan broadcast secara terus-menerus. Pilihlah foto yang unik dan menarik supaya calon pelanggan tertarik untuk membuka foto tersebut.

Sementara di status Anda dapat membuat update produk terbaru atau promo spesial menggunakan foto atau video singkat yang diberi sedikit penjelasan. Untuk update status ini lakukan secara bertahap dan tidak perlu terlalu banyak, karena bisa menyebabkan calon pelanggan bingung untuk melihat postingan Anda.

5. Mudah Dihubungi & Memberikan Respon Cepat

Pelanggan pasti menginginkan pelayanan yang mudah dan cepat. Jadi, pastikan kalau WhatsApp Anda selalu aktif dan membalas pesan dari pelanggan secara cepat. Keduanya adalah hal penting yang membuat mereka merasa dihargai. Apabila terpaksa tidak bisa membalas dengan cepat, jangan lupa untuk meminta maaf karena sudah membuat pelanggan menunggu.

6. Perluas Jaringan Pertemanan

Tips jualan online berikutnya adalah memperluas jaringan pertemanan. Semakin banyak jumlah teman Anda, semakin besar pula kesempatan untuk meningkatkan penjualan. Perluas jaringan pertemanan Anda agar bertemu dengan orang-orang baru, bertukar nomor WhatsApp, lalu membangun hubungan baik dengan mereka.

7. Membuat Akun WhatsApp Business

Alih-alih menggunakan WhatsApp biasa, sebaiknya gunakan WhatsApp Business yang memang didesain untuk menjalankan bisnis. Aplikasi ini memiliki tambahan beberapa fitur dibandingkan WhatsApp Messenger yang akan memudahkan Anda berpromosi. Anda hanya perlu mengunduhnya secara gratis di Play Store maupun App Store, lalu membuat akun bisnis Anda sendiri.

Untuk langkah-langkah membuatnya bisa Anda lihat di bawah ini:

1. Registrasi Akun

Sama seperti mendaftar WhatsApp Messenger, untuk mendaftar WA Business dibutuhkan nomor ponsel aktif yang berbeda dari nomor yang Anda gunakan di WA Messenger. Selesai registrasi, buat profil bisnis Anda dengan benar.

2. Melengkapi Profil

Isi profil bisnis Anda dengan lengkap yang terdiri dari nama perusahaan, alamat, jam operasional, kategori bisnis, alamat web, dan sebagainya. Jangan lupa untuk memasang foto profil dengan logo perusahaan atau foto produk Anda. Klik ‘Save’ setelah selesai melengkapi profil.

3. Membuat Pesan Broadcast

Pesan broadcast memungkinkan Anda untuk mengirimkan pesan ke banyak orang dalam satu waktu, sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai media promosi. Untuk membuatnya, pilih menu ‘New Broadcast’ di menu utama, kemudian pilih kontak yang akan menjadi penerima pesan broadcast. Setelah itu buat pesan dan kirim.

4. Membuat Katalog Produk

Fitur katalog produk di WA Business menjadi wadah bagi pemilik bisnis untuk memajang foto-foto produk mereka, mirip seperti etalase pada toko offline. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu mengunggah foto dari Galeri ponsel Anda. Pada foto katalog, Anda bisa menambahkan nama produk dan detail lainnya, seperti harga, deskripsi, kode produk, dan tautan website.

5. Membuat Greeting Message

Mirip seperti toko offline yang menyapa pelanggan ketika datang, fitur ini juga memiliki cara kerja sama. Anda dapat membuat pesan untuk menyapa pelanggan secara otomatis ketika mereka menghubungi Anda serta setelah tidak terjalin komunikasi selama 14 hari.

6. Membuat Template Pesan

Ketika Anda sering mendapatkan pertanyaan serupa dari pelanggan, Anda tidak perlu selalu mengulang mengetik jawaban yang sama. Buat saja pesan template yang berisi jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan pelanggan.

7. Menggunakan Away Message

Pesanan terkadang bisa datang kapan saja, bahkan di luar jam operasional sekalipun. Anda pun mungkin tidak selalu bisa membalas pesan cepat karena memiliki aktivitas lainnya. Sebagai solusinya, gunakan saja fitur away message yang membuat Anda tetap terhubung dengan pelanggan di luar jam kerja atau saat Anda sedang sibuk. Fitur away message akan membantu membalas pesan masuk dari pelanggan secara otomatis.

8. Mengelompokkan Pelanggan dengan Label

Adanya fitur label akan memudahkan Anda untuk mengetahui status pelanggan saat itu, seperti pembayaran selesai, menunggu pembayaran, dan sebagainya. Anda hanya tinggal memberikan tanda pada kontak atau chat dari pelanggan. Dengan begitu, Anda tidak merasa kewalahan dengan pesanan yang Anda terima.

Demikianlah tips jualan online di WhatsApp yang akan membantu bisnis Anda berkembang. Setelah bisnis berkembang dan Anda memiliki pelanggan dalam jumlah besar, maka Anda perlu beralih ke WhatsApp Business API yang didapat dari Business Solution Provider seperti Qiscus.


Post Views:
1

Continue Reading

Trending