Connect with us

News

7 Tips Sukses Jualan Online Menggunakan WhatsApp

Published

on

7 Tips Sukses Jualan Online Menggunakan WhatsApp

7 Cara Memulai Bisnis Online dari Nol dan 11 Rekomendasinya

NewsMixed.net Internet marketing kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin berbisnis. Selain tidak membutuhkan biaya yang besar, jualan online juga mudah dilakukan karena bisa menjangkau pembeli yang banyak. WhatsApp telah menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk bisnis online.

Namun, karena persaingan semakin ketat, Anda memerlukan taktik khusus untuk membuat bisnis Anda menonjol dari persaingan. Berikut beberapa tips jualan online melalui WhatsApp yang bisa Anda terapkan:

1. Buat Foto Produk yang Menarik

Sebuah foto dapat menggambarkan sejuta kata. Ungkapan ini sangat berlaku dalam bisnis online. Dikarenakan konsumen tidak bisa melihat langsung produk yang Anda jual dan hanya bisa melalui foto, maka Anda harus memastikan foto-foto produk yang dipajang dibuat semenarik mungkin. Perhatikan kualitas, angle, kecerahan, warna, dan komposisi fotonya.

Tidak harus menggunakan kamera DSLR atau menggunakan jasa fotografer, cukup gunakan kamera smartphone Anda untuk menghasilkan foto berkualitas. Lakukan eksperimen tentang bagaimana cara membuat hasil foto terlihat menarik. Setelah itu, tampilkan foto di profil, status, dan sebarkan di broadcast grup untuk mempromosikan produk-produk Anda.

2. Membuat Grup Bisnis

Tips jualan online selanjutnya adalah dengan membuat grup bisnis yang berisikan keluarga, saudara, teman, tetangga, kolega, ataupun calon pelanggan potensial. Di grup ini Anda bisa berpromosi secara mudah dan mengobrol dengan mereka untuk membangun kedekatan. Ketika Anda dekat dengan pelanggan, Anda akan lebih mudah mengetahui produk seperti apa yang mereka butuhkan.

Sebaiknya hindari berpromosi terlalu sering karena bisa membuat anggota grup Anda merasa tidak nyaman. Sebagai gantinya, bagikan tips-tips atau informasi yang bermanfaat sehingga grup ini tetap terlihat “hidup” tanpa mengganggu kenyamanan orang di dalamnya.

3. Membatasi Frekuensi Pengiriman Pesan Broadcast

Sama seperti berpromosi di grup, mengirimkan pesan broadcast dengan tujuan promosi pun sebaiknya tidak terlalu sering. Kirimkan broadcast pada waktu tertentu saja, misalnya ketika ada potongan harga, produk baru, promo acara spesial, dan promo penting lainnya.

4. Rutin Mengganti Status dan Foto Profil

Cara sederhana tapi efektif untuk mempromosikan dan menarik minat calon pelanggan di WhatsApp adalah dengan rutin mengganti foto profil dengan gambar produk. Dengan cara ini, Anda tidak perlu posting produk di grup atau mengirim pesan broadcast secara terus-menerus. Pilihlah foto yang unik dan menarik supaya calon pelanggan tertarik untuk membuka foto tersebut.

Sementara di status Anda dapat membuat update produk terbaru atau promo spesial menggunakan foto atau video singkat yang diberi sedikit penjelasan. Untuk update status ini lakukan secara bertahap dan tidak perlu terlalu banyak, karena bisa menyebabkan calon pelanggan bingung untuk melihat postingan Anda.

5. Mudah Dihubungi & Memberikan Respon Cepat

Pelanggan pasti menginginkan pelayanan yang mudah dan cepat. Jadi, pastikan kalau WhatsApp Anda selalu aktif dan membalas pesan dari pelanggan secara cepat. Keduanya adalah hal penting yang membuat mereka merasa dihargai. Apabila terpaksa tidak bisa membalas dengan cepat, jangan lupa untuk meminta maaf karena sudah membuat pelanggan menunggu.

6. Perluas Jaringan Pertemanan

Tips jualan online berikutnya adalah memperluas jaringan pertemanan. Semakin banyak jumlah teman Anda, semakin besar pula kesempatan untuk meningkatkan penjualan. Perluas jaringan pertemanan Anda agar bertemu dengan orang-orang baru, bertukar nomor WhatsApp, lalu membangun hubungan baik dengan mereka.

7. Membuat Akun WhatsApp Business

Alih-alih menggunakan WhatsApp biasa, sebaiknya gunakan WhatsApp Business yang memang didesain untuk menjalankan bisnis. Aplikasi ini memiliki tambahan beberapa fitur dibandingkan WhatsApp Messenger yang akan memudahkan Anda berpromosi. Anda hanya perlu mengunduhnya secara gratis di Play Store maupun App Store, lalu membuat akun bisnis Anda sendiri.

Untuk langkah-langkah membuatnya bisa Anda lihat di bawah ini:

1. Registrasi Akun

Sama seperti mendaftar WhatsApp Messenger, untuk mendaftar WA Business dibutuhkan nomor ponsel aktif yang berbeda dari nomor yang Anda gunakan di WA Messenger. Selesai registrasi, buat profil bisnis Anda dengan benar.

2. Melengkapi Profil

Isi profil bisnis Anda dengan lengkap yang terdiri dari nama perusahaan, alamat, jam operasional, kategori bisnis, alamat web, dan sebagainya. Jangan lupa untuk memasang foto profil dengan logo perusahaan atau foto produk Anda. Klik ‘Save’ setelah selesai melengkapi profil.

3. Membuat Pesan Broadcast

Pesan broadcast memungkinkan Anda untuk mengirimkan pesan ke banyak orang dalam satu waktu, sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai media promosi. Untuk membuatnya, pilih menu ‘New Broadcast’ di menu utama, kemudian pilih kontak yang akan menjadi penerima pesan broadcast. Setelah itu buat pesan dan kirim.

4. Membuat Katalog Produk

Fitur katalog produk di WA Business menjadi wadah bagi pemilik bisnis untuk memajang foto-foto produk mereka, mirip seperti etalase pada toko offline. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu mengunggah foto dari Galeri ponsel Anda. Pada foto katalog, Anda bisa menambahkan nama produk dan detail lainnya, seperti harga, deskripsi, kode produk, dan tautan website.

5. Membuat Greeting Message

Mirip seperti toko offline yang menyapa pelanggan ketika datang, fitur ini juga memiliki cara kerja sama. Anda dapat membuat pesan untuk menyapa pelanggan secara otomatis ketika mereka menghubungi Anda serta setelah tidak terjalin komunikasi selama 14 hari.

6. Membuat Template Pesan

Ketika Anda sering mendapatkan pertanyaan serupa dari pelanggan, Anda tidak perlu selalu mengulang mengetik jawaban yang sama. Buat saja pesan template yang berisi jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan pelanggan.

7. Menggunakan Away Message

Pesanan terkadang bisa datang kapan saja, bahkan di luar jam operasional sekalipun. Anda pun mungkin tidak selalu bisa membalas pesan cepat karena memiliki aktivitas lainnya. Sebagai solusinya, gunakan saja fitur away message yang membuat Anda tetap terhubung dengan pelanggan di luar jam kerja atau saat Anda sedang sibuk. Fitur away message akan membantu membalas pesan masuk dari pelanggan secara otomatis.

8. Mengelompokkan Pelanggan dengan Label

Adanya fitur label akan memudahkan Anda untuk mengetahui status pelanggan saat itu, seperti pembayaran selesai, menunggu pembayaran, dan sebagainya. Anda hanya tinggal memberikan tanda pada kontak atau chat dari pelanggan. Dengan begitu, Anda tidak merasa kewalahan dengan pesanan yang Anda terima.

Demikianlah tips jualan online di WhatsApp yang akan membantu bisnis Anda berkembang. Setelah bisnis berkembang dan Anda memiliki pelanggan dalam jumlah besar, maka Anda perlu beralih ke WhatsApp Business API yang didapat dari Business Solution Provider seperti Qiscus.


Post Views:
1

Click to comment

Leave a Reply

News

Pengertian dan 7 Tips Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Published

on

Pengertian dan 7 Tips Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Loyalitas Pelanggan

NewsMixed.net Retensi pelanggan akan terbayar untuk waktu, tenaga, dan uang yang Anda keluarkan untuk memberikan layanan pelanggan terbaik. Pelanggan yang loyal lebih cenderung membeli produk/jasa perusahaan Anda. Mereka juga akan merekomendasikan produk/layanan Anda yang lain.

Memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda. Namun, loyalitas pelanggan tidak dapat diperoleh dengan mudah. Setiap pelanggan memiliki tujuan mereka sendiri dan mereka akan setia kepada perusahaan yang dapat membantu mereka mencapai tujuan tersebut. Sekalipun mereka tidak memiliki pengalaman buruk dengan perusahaan Anda, jika pesaing perusahaan memiliki kesepakatan yang lebih baik, pelanggan akan memilihnya.

Loyalitas pelanggan adalah kesediaan pelanggan untuk melakukan pembelian berulang atau repeat order untuk bisnis. Itu karena pelanggan memiliki pengalaman berbelanja yang menyenangkan dengan perusahaan. Salah satu alasan utama untuk meningkatkan loyalitas pelanggan adalah pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis lebih cepat daripada tim penjualan. Retensi pelanggan adalah apa yang dibutuhkan setiap bisnis. Konsumen menghabiskan lebih banyak waktu dan uang untuk merek yang mereka sukai. Loyalitas pelanggan ini juga karena meningkatnya kepercayaan yang kuat antara pelanggan dan merek Anda. Tentu saja, mendapatkan pelanggan baru lebih sulit daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Jadi bagaimana Anda mempertahankan bisnis? Berikut ini akan dibahas tujuh cara meningkatkan loyalitas pelanggan untuk bisnis Anda.

1. Menggunakan sistem customer service multi-channel

Jika Anda ingin membangun loyalitas pelanggan, maka Anda harus tahu apa kebutuhan pelanggan Anda. Memiliki sistem customer service multi-channel adalah salah satu cara terbaik untuk Anda untuk tetap terhubung dengan pelanggan terutama jika pelanggan membutuhkan bantuan. Pelanggan akan memiliki banyak akses untuk menjangkau customer service dan akan menciptakan lebih banyak interaksi dengan pelanggan. Semakin sering Anda berinteraksi dengan pelanggan, maka semakin besar peluang Anda untuk memberikan pengalaman yang baik pada mereka. Anda bisa menggunakan software AI seperti chatbots yang dapat meringankan beban kerja untuk mengatur dan mendistribusikan permintaan masuk tanpa harus kewalahan menghandle semuanya.

2. Memberikan pelayanan terbaik

Memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan itu tidak berarti Anda harus terus menerus memberikan diskon produk/layanan bisnis Anda. Disitulah Anda berperan untuk menjadi solusi dari masalah mereka. Anda bisa mendengarkan saran dari pelanggan untuk memperbaiki kekurangan atau mempelajari apa yang sebetulnya diinginkan oleh mereka.

3. Fokus pada pelanggan

Ada saat dimana Anda menghabiskan waktu untuk melihat kompetitor bisnis. Memang ada waktu dimana Anda perlu mempelajari kompetitor bisnis, tetapi itu tidak begitu memberi pengaruh dalam membangun loyalitas pelanggan. Untuk menjadi yang terbaik di mata pelanggan, Anda harus memiliki sesuatu yang unik dan kreatif, yang tidak dimiliki kompetitor bisnis Anda. Setiap interaksi dengan pelanggan, pembelian produk/layanan, dan feedback yang diberikan oleh pelanggan berkontribusi dalam meningkatkan brand Anda.

4. Konsistensi

Bisnis besar yang saat ini masih bertahan bahkan hingga puluhan tahun dipengaruhi oleh satu hal yaitu konsistensi. Ketika suatu bisnis memberikan konsistensi melalui produk/layanan mereka, pelanggan akan merasa lebih mudah dan yakin untuk memilihnya. Hal itulah yang membuat pelanggan terus kembali untuk membeli produk/layanan mereka.

5. Bangun kredibilitas melalui interaksi pelanggan

Penelitian menunjukkan bahwa tiga dari lima konsumen merasa pelayanan yang baik adalah kunci bagi mereka untuk tetap loyal terhadap suatu bisnis. Setiap bisnis mungkin membuat setidaknya satu kali kesalahan, tetapi jika Anda ingin mempertahankan pelanggan Anda harus meminimalkan kesalahan dan memperbaikinya. Pelanggan mengharapkan pengalaman belanja yang baik setiap mereka berinteraksi dengan suatu bisnis karena mereka merasa dihargai sebagai pembeli.

6. Bagikan pengalaman pelanggan yang positif

Jika Anda sudah berhasil memberikan pengalaman pelanggan yang positif, Anda bisa memberitahukannya kepada orang lain. Kumpulkan dan bagikan feedback dari pelanggan untuk memberitahu orang lain tentang manfaat yang bisa didapatkan dari bisnis Anda. Pelanggan biasanya cenderung lebih mempercayai feedback dari pelanggan lainnya, maka dari itu penting untuk memanfaatkan interaksi positif.

7. Tunjukkan rasa terima kasih kepada pelanggan

Anda bisa mengekspresikan rasa terima kasih Anda melalui catatan tulisan, pesan pribadi, atau melalui email. Sertakan catatan terima kasih dalam pengiriman produk atau layanan. Anda juga bisa memberikan diskon atau giveaway di waktu-waktu tertentu untuk lebih meningkatkan loyalitas pelanggan.

Harus diingat bahwa Anda bukanlah satu-satunya yang bersaing untuk mendapatkan loyalitas pelanggan. Semua orang berlomba untuk menunjukkan kepada pelanggan bawah merekalah yang terbaik dalam bidangnya. Maka dari itu Anda harus memberikan pengalaman terbaik mulai dari produk/layanan dan pelayanan kepada pelanggan. Apakah Anda siap untuk membangun pelayanan pelanggan yang terbaik?


Post Views:
1

Continue Reading

News

Boruto Episode 277: Release Date, Spoilers, recap and everything

Published

on

Boruto Episode 277 will continue to center around Boruto and other passengers trapped inside a maze. Additionally, they will be forced by Ouga to play the deadly game of life and death.

Here is everything you need to know.

Boruto Episode 277: Release Date

Boruto Episode 277 is scheduled to release on Sunday, November 27, 2022. According to the Japanese timezone, the upcoming episode will be released around 5:30 pm.

Moreover, it will release globally on the following dates and times:

  • Pacific Daylight Time: 2 am
  • Central Daylight Time: 4 am
  • Eastern Daylight Time: 5 am
  • British Summer Time: 10 am
  • Central European Summer Time: 11 am
  • Indian Standard Time: 2:30 pm
  • Philippine Time: 5 pm
  • Australian Central Daylight Time: 6:30 pm

Boruto Episode 277: Where And How To Watch?

In addition, the 277th episode of Boruto will be available to watch on a number of streaming platforms including Crunchyroll, Apple TV, and Hulu.

Boruto Episode 277: What To Expect?

Boruto Episode 277 is reportedly titled, ‘Disappearing Lives.’

As the title suggests, we will most likely see more passionate dying in the upcoming episode. The remaining travelers have already gone through the first experiment and will have to undertake four more.

Moreover, we suspect that the upcoming episode might shed light on the confusing maze and the self-proclaimed Lord of the Maze, Ouga.

Boruto Episode 276: A Quick Recap

The 276th episode of Boruto is titled, ‘Welcome to the Maze.’

As the title suggests, the previous episode centered around Boruto being trapped in a strange place alongside the other passengers of Thunder Train.

Meanwhile, a strange old man who calls himself Ouga reveals that he brought them here to experiment on them and prove his theory. Besides that, the theory is based on the surviving passengers’ subconscious ability to avoid death.

boruto episode 277

Ouga on the other hand went on to stab someone between their eyes after seemingly choosing a death card.

Moreover, the first experiment was called ‘Collapse.’ In addition, many people died while performing the activity despite Boruto’s best efforts to ensure everyone’s safety.

If you didn’t know, the experiment showed the passengers trying to escape a rapidly collapsing floor. 

Furthermore, the episode concludes with Boruto determining to survive the bizarre situation to capture Ouga.

About: Boruto

Boruto: Naruto Next Generations is a sequel to the famed manga series Naruto. Besides that, is composed by Ukyō Kodachi and Masashi Kishimoto. Meanwhile, Mikio Ikemoto is an illustrator.

Countdown

Maddii

Maddii is your typical nerd with a voracious appetite for books. She loves midnight snacking.

Continue Reading

News

Bahaya Cyber Crime! Simak 10 Tips Mencegahnya di Dalam Bisnis

Published

on

Bahaya Cyber Crime! Simak 10 Tips Mencegahnya di Dalam Bisnis

12 Peluang Bisnis Digital Paling Menjanjikan Saat Ini

NewsMixed.net Jaringan online kini menjadi kunci bagi pemilik usaha kecil untuk meningkatkan penjualan mereka. Dengan adanya media sosial dan e-commerce yang memudahkan berbisnis dengan modal kecil dengan jumlah pengguna internet yang banyak, tidak heran jika e-commerce dan – meningkat akhir-akhir ini. Meski menawarkan banyak keuntungan, Anda harus mewaspadai bahaya kejahatan dunia maya.

Kejahatan dan meroket. Anda yang berbisnis online juga harus berhati-hati, seperti yang dikatakan Ponemon bahwa pada tahun 2017 hingga 58% target cybercrime adalah UMKM.

Usaha kecil dilihat sebagai target potensial karena mereka tidak melindungi data informasi perusahaan mereka, termasuk identitas pelanggan. Tidak perlu khawatir, karena masih banyak cara untuk mencegah hal tersebut terjadi pada Anda. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan

Buatlah Password yang Sulit Ditebak

Untuk password akun, sebaiknya buatlah yang tidak mudah ditebak oleh orang lain. Sebagai saran, buatlah sandi yang panjang dan rumit karena akan lebih sulit untuk diretas. Gunakan kombinasi antara angka, huruf, dan karakter yang akan mudah Anda ingat tapi tidak dapat diketahui orang lain.

Anda juga sebaiknya tidak menyimpan password di dalam cloud atau menempelkannya di tempat yang mudah untuk ditebak, seperti di bawah laptop atau meja. Namun jika kesulitan membuat sandi yang rumit, Anda boleh memakai platform manajemen sandi, seperti LastPass, PassPack, dan 1Password untuk membantu Anda mendapatkan password yang kompleks.

Ganti Password Secara Berkala

Selain memakai sandi yang rumit, Anda juga harus menggantinya secara berkala setidaknya tiga bulan sekali. Tujuannya adalah untuk menghindari orang lain mengakses sandi yang tersimpan di dalam perangkat Anda. Cara ini memang cukup merepotkan dan membuat Anda susah untuk mengingat sandi yang baru. Untuk menyiasatinya, simpanlah password akun Anda di tempat yang susah untuk dilihat oleh orang lain.

Buat Password yang Berbeda

Kebanyakan orang memilih praktis dengan memakai password yang sama untuk beberapa akun dan perangkat. Padahal, kebiasaan ini tidaklah aman dan cenderung rawan mengalami cyber crime. Jadi, gunakanlah sandi yang berbeda-beda untuk setiap akun dan perangkat Anda, ya.

Waspada Terhadap Phising

Phising adalah pencurian data dan informasi pribadi pada jaringan internet. Data yang dicuri bisa berupa nama, nomor telepon, nama dan kata sandi akun, data kartu kredit, atau rekening untuk digunakan dalam tindak kejahatan. Phising bisa terjadi melalui email atau website.

Pelaku phising akan mengirimkan link yang meminta data pribadi Anda. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati ketika mendapatkan email dari nama pengirim yang tidak Anda kenal. Selain itu, Anda juga sebaiknya tidak sembarangan membuka website, karena pelaku bisa membuat website palsu yang tampak mirip dengan aslinya.

Update Sistem Secara Rutin

Untuk menghindari serangan cyber crime, Anda juga perlu melakukan update atau pembaruan sistem secara rutin. Ketika Anda mendapatkan notifikasi untuk pembaruan, maka segera lakukan. Anda juga bisa memperbarui sistem menggunakan software terbaru jika software lama sudah rentan diretas. Sistem yang baru biasanya memberikan keamanan data yang lebih baik, sehingga tidak mudah untuk diretas.

Pasang Password untuk Semua Hal

Freepik

Smartphone, tablet, laptop, PC, maupun perangkat lainnya juga harus Anda beri keamanan dengan memasang password yang berbeda-beda. Terapkan pula fitur otentikasi multi faktor untuk menambah sistem keamanan pada data Anda, seperti sidik jari atau pindai wajah. Cara ini dapat mencegah orang lain untuk mengakses perangkat Anda dan mencuri data yang ada di dalamnya.

Menyimpan Data di Cloud

Cyber crime menyasar data penting orang lain, jadi jagalah data Anda sebaik mungkin dengan melakukan back up data dan menyimpannya di cloudPlatform ini akan membantu Anda menyimpan dan melindungi data Anda serangan ransomware. Apabila Anda terkena serangan, maka Anda masih memiliki data yang sudah tersimpan di cloud. Jika ingin memindahkan data pun mudah dan aman, karena terdapat pengamanan firewall di dalamnya.

Menyimpan Informasi Sensitif di VDR

Untuk informasi dan data perusahaan yang bersifat sensitif, Anda bisa menyimpannya di virtual data rooms (VDR). layanan ini memberikan kemudahan dalam menyimpan dan memindahkan data sensitif, seperti pajak, kekayaan, keuangan, dan dokumen hukum. Tingkat keamanannya yang tinggi mampu memberikan Anda ketenangan karena data Anda tidak akan mudah diretas orang lain.

Sembunyikan Wi-fi

Jaringan Wi-fi Anda juga harus dilindungi dengan tidak mengumumkan nama jaringannya (SSID), karena hacker dapat dengan mudah menemukannya dan melakukan peretasan data. Untuk menyembunyikannya, Anda bisa mengaturnya di pengaturan router.

Mempersiapkan Rencana Cadangan

Meski sudah melakukan antisipasi, tapi Anda tetap perlu waspada dengan membuat rencana cadangan terhadap semua kemungkinan terburuk yang bisa saja menimpa Anda. Setelah menerapkan beberapa tips pencegahan di atas, Anda juga bisa mengasuransikan keamanan cyber Anda. Cyber liability insurance didesain untuk melindungi bisnis dari serangan cyber crime sekaligus membantu Anda mengajukan tuntutan hukum jika terjadi pelanggaran.


Post Views:
1

Continue Reading

Trending