Connect with us

News

5 Kesalahan Online Marketing yang Sering Dilakukan Pelaku Bisnis Pemula

Published

on

5 Kesalahan Online Marketing yang Sering Dilakukan Pelaku Bisnis Pemula

Bisnis Pemula

NewsMixed.net Saat ini hampir semua hal dalam bisnis dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi yang cepat dan handal. Dari riset produk hingga produksi menggunakan teknologi. Penjualan produk pun menggunakan teknologi informasi yang sering disebut dengan pemasaran online. Untuk itu, bagi yang ingin menginjakkan kaki di dunia bisnis, penting untuk menguasai penggunaan teknologi, khususnya komputer.

Berbicara tentang pemasaran digital, menjadi menguntungkan untuk berbisnis jika Anda sudah menggunakan strategi ini sejak awal. Dengan berbisnis online, Anda akan dapat menghemat waktu dan tenaga sehingga segala sesuatu yang perlu dilakukan untuk menunjang kesuksesan bisnis dapat dilakukan secara efisien dan efektif.

Namun, meski dengan semua keuntungan tersebut, pemasaran online tetap perlu dilakukan dengan rencana yang kompeten dan diperhitungkan. Jangan hanya membagikan produk Anda melalui media sosial. Karena jika Anda berjalan tanpa rencana, kesuksesan bisnis yang Anda inginkan akan ada di depan.

Dari situ, berikut adalah beberapa kesalahan internet marketing yang harus Anda hindari.

1. Tidak ada tujuan yang jelas

Dalam membangun pemasaran secara daring (online), Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Tidak hanya sekedar sembarangan membuat akun media sosial untuk mengunggah produk Anda dengan kuantitas yang banyak tapi justru tidak memperhatikan kualitasnya. Jika Anda berasumsi bahwa dengan masifnya jumlah akun yang memasarkan produk Anda maka produk tersebut akan mendapat perhatian publik dan populer, mungkin ada baiknya persepsi tersebut diluruskan.

Tujuan dari pemasaran Anda haruslah jelas dan dapat dipahami oleh pasar yang dituju, sehingga segmen yang disasar dapat berpenetrasi dengan baik. Maka dari itu penting bagi Anda untuk melakukan pengamatan atas segmen yang disasar, identifikasi permasalahan pemasaran, dan pemaparan produk yang komunikatif.

2. Strategi pemasaran yang buruk

Setiap calon pembeli dalam menentukan produk yang akan dibeli akan melewati tiga tahapan, yaitu memiliki kebutuhan akan sesuatu, kemudian mempertimbangkan solusi terbaik, dan mengambil keputusan atas kebutuhannya tersebut. Sebagai seorang pebisnis, Anda harus dapat membantu calon pembeli dalam melewati tiga tahapan tersebut.

Memberikan panduan atas apa yang calon pembeli butuhkan, kemudian memberikan pertimbangan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan tersebut, dan yang terakhir memberikan referensi dalam memutuskan pilihan calon pembeli.

3. Tidak peka terhadap isu terkini

Dewasa ini dengan adanya perkembangan teknologi informasi, segenap kabar yang ada dari seluruh penjuru dunia dapat Anda akses secara aktual saat itu juga. Dengan cepatnya setiap isu yang tersebar, Anda pun dituntut untuk selalu peka atas isu-isu tersebut guna menentukan langkah online marketing selanjutnya.

Karena apabila mengesampingkan isu yang berkaitan dengan ranah bisnis Anda, bisa jadi langkah yang diambil selanjutnya dapat menurunkan kualitas pemasaran daring dari produk Anda karena melawan arus dari isu-isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

Pemasaran produk Anda haruslah sesuai dengan suasana yang sedang terjadi, jangan sampai narasi pemasaran tersebut mengandung hal yang dianggap SARA oleh masyarakat atau komunitas tertentu meskipun beberapa waktu sebelum adanya isu-isu tertentu narasi tersebut berterima masyarakat.

4. Penawaran yang buruk

Dalam melakukan pemasaran khususnya online, penawaran yang menarik dapat meningkatkan animo dari para calon pembeli. Dengan adanya berbagai penawaran yang terbaik akan menjadi sebuah nilai lebih bagi konsumen. Seperti penawaran pembelian produk secara paket sehingga menjadi lebih hemat dari segi harga atau memberikan promo gratis produk dengan syarat dan kondisi tertentu. Hal tersebut dapat menjadi andalan Anda dalam menjalankan bisnis. Di samping itu, produk-produk yang lebih sulit untuk terjual dapat terdongkrak karena adanya penawaran-penawaran tersebut.

5. Kurang meluangkan waktu bagi konsumen

Tentu konsumen menjadi segalanya bagi Anda yang melakukan online marketing. Apa gunanya melakukan pemasaran apabila tidak berbuah pada adanya pembeli. Menyadari pentingnya pembeli, Anda haruslah meluangkan waktu untuk melakukan layanan yang prima bagi mereka. Baik pelayanan dalam hal penjualan maupun dalam narahubung.

Komunikasi antara penjual dan konsumen sangat beragam. Mulai dari menanggapi pertanyaan-pertanyaan dari konsumen mengenai produk Anda sampai memberikan saran dan masukan untuk memilih produk yang tepat bagi kebutuhan mereka. Hal ini tentu akan meningkatkan customer experience mereka dalam mengakses produk bisnis Anda.

Itu tadi adalah beberapa kesalahan online marketing yang harus Anda hindari. Pastikan Anda memiliki tim yang mampu membantu menganalisis hal-hal di atas. Langkah yang salah memang menjadikan Anda memiliki pengalaman untuk belajar yang berharga.

Namun, jika Anda mampu menghindarinya, maka Anda akan menghemat biaya belajar yang terlalu tinggi. Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Termasuk dalam menjalankan online marketing.


Post Views:
1

Click to comment

Leave a Reply

News

7 Tips Sukses Jualan Online Menggunakan WhatsApp

Published

on

7 Tips Sukses Jualan Online Menggunakan WhatsApp

7 Cara Memulai Bisnis Online dari Nol dan 11 Rekomendasinya

NewsMixed.net Internet marketing kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin berbisnis. Selain tidak membutuhkan biaya yang besar, jualan online juga mudah dilakukan karena bisa menjangkau pembeli yang banyak. WhatsApp telah menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk bisnis online.

Namun, karena persaingan semakin ketat, Anda memerlukan taktik khusus untuk membuat bisnis Anda menonjol dari persaingan. Berikut beberapa tips jualan online melalui WhatsApp yang bisa Anda terapkan:

1. Buat Foto Produk yang Menarik

Sebuah foto dapat menggambarkan sejuta kata. Ungkapan ini sangat berlaku dalam bisnis online. Dikarenakan konsumen tidak bisa melihat langsung produk yang Anda jual dan hanya bisa melalui foto, maka Anda harus memastikan foto-foto produk yang dipajang dibuat semenarik mungkin. Perhatikan kualitas, angle, kecerahan, warna, dan komposisi fotonya.

Tidak harus menggunakan kamera DSLR atau menggunakan jasa fotografer, cukup gunakan kamera smartphone Anda untuk menghasilkan foto berkualitas. Lakukan eksperimen tentang bagaimana cara membuat hasil foto terlihat menarik. Setelah itu, tampilkan foto di profil, status, dan sebarkan di broadcast grup untuk mempromosikan produk-produk Anda.

2. Membuat Grup Bisnis

Tips jualan online selanjutnya adalah dengan membuat grup bisnis yang berisikan keluarga, saudara, teman, tetangga, kolega, ataupun calon pelanggan potensial. Di grup ini Anda bisa berpromosi secara mudah dan mengobrol dengan mereka untuk membangun kedekatan. Ketika Anda dekat dengan pelanggan, Anda akan lebih mudah mengetahui produk seperti apa yang mereka butuhkan.

Sebaiknya hindari berpromosi terlalu sering karena bisa membuat anggota grup Anda merasa tidak nyaman. Sebagai gantinya, bagikan tips-tips atau informasi yang bermanfaat sehingga grup ini tetap terlihat “hidup” tanpa mengganggu kenyamanan orang di dalamnya.

3. Membatasi Frekuensi Pengiriman Pesan Broadcast

Sama seperti berpromosi di grup, mengirimkan pesan broadcast dengan tujuan promosi pun sebaiknya tidak terlalu sering. Kirimkan broadcast pada waktu tertentu saja, misalnya ketika ada potongan harga, produk baru, promo acara spesial, dan promo penting lainnya.

4. Rutin Mengganti Status dan Foto Profil

Cara sederhana tapi efektif untuk mempromosikan dan menarik minat calon pelanggan di WhatsApp adalah dengan rutin mengganti foto profil dengan gambar produk. Dengan cara ini, Anda tidak perlu posting produk di grup atau mengirim pesan broadcast secara terus-menerus. Pilihlah foto yang unik dan menarik supaya calon pelanggan tertarik untuk membuka foto tersebut.

Sementara di status Anda dapat membuat update produk terbaru atau promo spesial menggunakan foto atau video singkat yang diberi sedikit penjelasan. Untuk update status ini lakukan secara bertahap dan tidak perlu terlalu banyak, karena bisa menyebabkan calon pelanggan bingung untuk melihat postingan Anda.

5. Mudah Dihubungi & Memberikan Respon Cepat

Pelanggan pasti menginginkan pelayanan yang mudah dan cepat. Jadi, pastikan kalau WhatsApp Anda selalu aktif dan membalas pesan dari pelanggan secara cepat. Keduanya adalah hal penting yang membuat mereka merasa dihargai. Apabila terpaksa tidak bisa membalas dengan cepat, jangan lupa untuk meminta maaf karena sudah membuat pelanggan menunggu.

6. Perluas Jaringan Pertemanan

Tips jualan online berikutnya adalah memperluas jaringan pertemanan. Semakin banyak jumlah teman Anda, semakin besar pula kesempatan untuk meningkatkan penjualan. Perluas jaringan pertemanan Anda agar bertemu dengan orang-orang baru, bertukar nomor WhatsApp, lalu membangun hubungan baik dengan mereka.

7. Membuat Akun WhatsApp Business

Alih-alih menggunakan WhatsApp biasa, sebaiknya gunakan WhatsApp Business yang memang didesain untuk menjalankan bisnis. Aplikasi ini memiliki tambahan beberapa fitur dibandingkan WhatsApp Messenger yang akan memudahkan Anda berpromosi. Anda hanya perlu mengunduhnya secara gratis di Play Store maupun App Store, lalu membuat akun bisnis Anda sendiri.

Untuk langkah-langkah membuatnya bisa Anda lihat di bawah ini:

1. Registrasi Akun

Sama seperti mendaftar WhatsApp Messenger, untuk mendaftar WA Business dibutuhkan nomor ponsel aktif yang berbeda dari nomor yang Anda gunakan di WA Messenger. Selesai registrasi, buat profil bisnis Anda dengan benar.

2. Melengkapi Profil

Isi profil bisnis Anda dengan lengkap yang terdiri dari nama perusahaan, alamat, jam operasional, kategori bisnis, alamat web, dan sebagainya. Jangan lupa untuk memasang foto profil dengan logo perusahaan atau foto produk Anda. Klik ‘Save’ setelah selesai melengkapi profil.

3. Membuat Pesan Broadcast

Pesan broadcast memungkinkan Anda untuk mengirimkan pesan ke banyak orang dalam satu waktu, sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai media promosi. Untuk membuatnya, pilih menu ‘New Broadcast’ di menu utama, kemudian pilih kontak yang akan menjadi penerima pesan broadcast. Setelah itu buat pesan dan kirim.

4. Membuat Katalog Produk

Fitur katalog produk di WA Business menjadi wadah bagi pemilik bisnis untuk memajang foto-foto produk mereka, mirip seperti etalase pada toko offline. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu mengunggah foto dari Galeri ponsel Anda. Pada foto katalog, Anda bisa menambahkan nama produk dan detail lainnya, seperti harga, deskripsi, kode produk, dan tautan website.

5. Membuat Greeting Message

Mirip seperti toko offline yang menyapa pelanggan ketika datang, fitur ini juga memiliki cara kerja sama. Anda dapat membuat pesan untuk menyapa pelanggan secara otomatis ketika mereka menghubungi Anda serta setelah tidak terjalin komunikasi selama 14 hari.

6. Membuat Template Pesan

Ketika Anda sering mendapatkan pertanyaan serupa dari pelanggan, Anda tidak perlu selalu mengulang mengetik jawaban yang sama. Buat saja pesan template yang berisi jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan pelanggan.

7. Menggunakan Away Message

Pesanan terkadang bisa datang kapan saja, bahkan di luar jam operasional sekalipun. Anda pun mungkin tidak selalu bisa membalas pesan cepat karena memiliki aktivitas lainnya. Sebagai solusinya, gunakan saja fitur away message yang membuat Anda tetap terhubung dengan pelanggan di luar jam kerja atau saat Anda sedang sibuk. Fitur away message akan membantu membalas pesan masuk dari pelanggan secara otomatis.

8. Mengelompokkan Pelanggan dengan Label

Adanya fitur label akan memudahkan Anda untuk mengetahui status pelanggan saat itu, seperti pembayaran selesai, menunggu pembayaran, dan sebagainya. Anda hanya tinggal memberikan tanda pada kontak atau chat dari pelanggan. Dengan begitu, Anda tidak merasa kewalahan dengan pesanan yang Anda terima.

Demikianlah tips jualan online di WhatsApp yang akan membantu bisnis Anda berkembang. Setelah bisnis berkembang dan Anda memiliki pelanggan dalam jumlah besar, maka Anda perlu beralih ke WhatsApp Business API yang didapat dari Business Solution Provider seperti Qiscus.


Post Views:
1

Continue Reading

News

Pengertian dan 7 Tips Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Published

on

Pengertian dan 7 Tips Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Loyalitas Pelanggan

NewsMixed.net Retensi pelanggan akan terbayar untuk waktu, tenaga, dan uang yang Anda keluarkan untuk memberikan layanan pelanggan terbaik. Pelanggan yang loyal lebih cenderung membeli produk/jasa perusahaan Anda. Mereka juga akan merekomendasikan produk/layanan Anda yang lain.

Memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda. Namun, loyalitas pelanggan tidak dapat diperoleh dengan mudah. Setiap pelanggan memiliki tujuan mereka sendiri dan mereka akan setia kepada perusahaan yang dapat membantu mereka mencapai tujuan tersebut. Sekalipun mereka tidak memiliki pengalaman buruk dengan perusahaan Anda, jika pesaing perusahaan memiliki kesepakatan yang lebih baik, pelanggan akan memilihnya.

Loyalitas pelanggan adalah kesediaan pelanggan untuk melakukan pembelian berulang atau repeat order untuk bisnis. Itu karena pelanggan memiliki pengalaman berbelanja yang menyenangkan dengan perusahaan. Salah satu alasan utama untuk meningkatkan loyalitas pelanggan adalah pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis lebih cepat daripada tim penjualan. Retensi pelanggan adalah apa yang dibutuhkan setiap bisnis. Konsumen menghabiskan lebih banyak waktu dan uang untuk merek yang mereka sukai. Loyalitas pelanggan ini juga karena meningkatnya kepercayaan yang kuat antara pelanggan dan merek Anda. Tentu saja, mendapatkan pelanggan baru lebih sulit daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Jadi bagaimana Anda mempertahankan bisnis? Berikut ini akan dibahas tujuh cara meningkatkan loyalitas pelanggan untuk bisnis Anda.

1. Menggunakan sistem customer service multi-channel

Jika Anda ingin membangun loyalitas pelanggan, maka Anda harus tahu apa kebutuhan pelanggan Anda. Memiliki sistem customer service multi-channel adalah salah satu cara terbaik untuk Anda untuk tetap terhubung dengan pelanggan terutama jika pelanggan membutuhkan bantuan. Pelanggan akan memiliki banyak akses untuk menjangkau customer service dan akan menciptakan lebih banyak interaksi dengan pelanggan. Semakin sering Anda berinteraksi dengan pelanggan, maka semakin besar peluang Anda untuk memberikan pengalaman yang baik pada mereka. Anda bisa menggunakan software AI seperti chatbots yang dapat meringankan beban kerja untuk mengatur dan mendistribusikan permintaan masuk tanpa harus kewalahan menghandle semuanya.

2. Memberikan pelayanan terbaik

Memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan itu tidak berarti Anda harus terus menerus memberikan diskon produk/layanan bisnis Anda. Disitulah Anda berperan untuk menjadi solusi dari masalah mereka. Anda bisa mendengarkan saran dari pelanggan untuk memperbaiki kekurangan atau mempelajari apa yang sebetulnya diinginkan oleh mereka.

3. Fokus pada pelanggan

Ada saat dimana Anda menghabiskan waktu untuk melihat kompetitor bisnis. Memang ada waktu dimana Anda perlu mempelajari kompetitor bisnis, tetapi itu tidak begitu memberi pengaruh dalam membangun loyalitas pelanggan. Untuk menjadi yang terbaik di mata pelanggan, Anda harus memiliki sesuatu yang unik dan kreatif, yang tidak dimiliki kompetitor bisnis Anda. Setiap interaksi dengan pelanggan, pembelian produk/layanan, dan feedback yang diberikan oleh pelanggan berkontribusi dalam meningkatkan brand Anda.

4. Konsistensi

Bisnis besar yang saat ini masih bertahan bahkan hingga puluhan tahun dipengaruhi oleh satu hal yaitu konsistensi. Ketika suatu bisnis memberikan konsistensi melalui produk/layanan mereka, pelanggan akan merasa lebih mudah dan yakin untuk memilihnya. Hal itulah yang membuat pelanggan terus kembali untuk membeli produk/layanan mereka.

5. Bangun kredibilitas melalui interaksi pelanggan

Penelitian menunjukkan bahwa tiga dari lima konsumen merasa pelayanan yang baik adalah kunci bagi mereka untuk tetap loyal terhadap suatu bisnis. Setiap bisnis mungkin membuat setidaknya satu kali kesalahan, tetapi jika Anda ingin mempertahankan pelanggan Anda harus meminimalkan kesalahan dan memperbaikinya. Pelanggan mengharapkan pengalaman belanja yang baik setiap mereka berinteraksi dengan suatu bisnis karena mereka merasa dihargai sebagai pembeli.

6. Bagikan pengalaman pelanggan yang positif

Jika Anda sudah berhasil memberikan pengalaman pelanggan yang positif, Anda bisa memberitahukannya kepada orang lain. Kumpulkan dan bagikan feedback dari pelanggan untuk memberitahu orang lain tentang manfaat yang bisa didapatkan dari bisnis Anda. Pelanggan biasanya cenderung lebih mempercayai feedback dari pelanggan lainnya, maka dari itu penting untuk memanfaatkan interaksi positif.

7. Tunjukkan rasa terima kasih kepada pelanggan

Anda bisa mengekspresikan rasa terima kasih Anda melalui catatan tulisan, pesan pribadi, atau melalui email. Sertakan catatan terima kasih dalam pengiriman produk atau layanan. Anda juga bisa memberikan diskon atau giveaway di waktu-waktu tertentu untuk lebih meningkatkan loyalitas pelanggan.

Harus diingat bahwa Anda bukanlah satu-satunya yang bersaing untuk mendapatkan loyalitas pelanggan. Semua orang berlomba untuk menunjukkan kepada pelanggan bawah merekalah yang terbaik dalam bidangnya. Maka dari itu Anda harus memberikan pengalaman terbaik mulai dari produk/layanan dan pelayanan kepada pelanggan. Apakah Anda siap untuk membangun pelayanan pelanggan yang terbaik?


Post Views:
1

Continue Reading

News

Boruto Episode 277: Release Date, Spoilers, recap and everything

Published

on

Boruto Episode 277 will continue to center around Boruto and other passengers trapped inside a maze. Additionally, they will be forced by Ouga to play the deadly game of life and death.

Here is everything you need to know.

Boruto Episode 277: Release Date

Boruto Episode 277 is scheduled to release on Sunday, November 27, 2022. According to the Japanese timezone, the upcoming episode will be released around 5:30 pm.

Moreover, it will release globally on the following dates and times:

  • Pacific Daylight Time: 2 am
  • Central Daylight Time: 4 am
  • Eastern Daylight Time: 5 am
  • British Summer Time: 10 am
  • Central European Summer Time: 11 am
  • Indian Standard Time: 2:30 pm
  • Philippine Time: 5 pm
  • Australian Central Daylight Time: 6:30 pm

Boruto Episode 277: Where And How To Watch?

In addition, the 277th episode of Boruto will be available to watch on a number of streaming platforms including Crunchyroll, Apple TV, and Hulu.

Boruto Episode 277: What To Expect?

Boruto Episode 277 is reportedly titled, ‘Disappearing Lives.’

As the title suggests, we will most likely see more passionate dying in the upcoming episode. The remaining travelers have already gone through the first experiment and will have to undertake four more.

Moreover, we suspect that the upcoming episode might shed light on the confusing maze and the self-proclaimed Lord of the Maze, Ouga.

Boruto Episode 276: A Quick Recap

The 276th episode of Boruto is titled, ‘Welcome to the Maze.’

As the title suggests, the previous episode centered around Boruto being trapped in a strange place alongside the other passengers of Thunder Train.

Meanwhile, a strange old man who calls himself Ouga reveals that he brought them here to experiment on them and prove his theory. Besides that, the theory is based on the surviving passengers’ subconscious ability to avoid death.

boruto episode 277

Ouga on the other hand went on to stab someone between their eyes after seemingly choosing a death card.

Moreover, the first experiment was called ‘Collapse.’ In addition, many people died while performing the activity despite Boruto’s best efforts to ensure everyone’s safety.

If you didn’t know, the experiment showed the passengers trying to escape a rapidly collapsing floor. 

Furthermore, the episode concludes with Boruto determining to survive the bizarre situation to capture Ouga.

About: Boruto

Boruto: Naruto Next Generations is a sequel to the famed manga series Naruto. Besides that, is composed by Ukyō Kodachi and Masashi Kishimoto. Meanwhile, Mikio Ikemoto is an illustrator.

Countdown

Maddii

Maddii is your typical nerd with a voracious appetite for books. She loves midnight snacking.

Continue Reading

Trending